catatan ringan

berisi tentang catatan, cerita, dan tips-tips ringan

PEMROGRAMAN MODULAR FUNGSI

Pemrograman Modular Fungsi

pada pembahasan yang lalu telah dijelaskan tentang pemrograman modular prosedur, sekarang akan dibahas tentang fungsi. Mengenai perbedaan prosedur dan fugnsi juga telah dibahas, ciri utama dari fungsi adalah adanya nilai balik (return value).

Algoritma Fungsi

  • notasi algoritma fungsi
    function NamaFungsi (input deklarasi parameter jika ada) –> tipe
    Deklarasi
    (semua nama variabel yang dipakai dalam fungsi)Algoritma
    return ekspresi
  • contoh fungsi
    function genap (input n: integer) –> boolean
  • Deklarasi
  • Algoritma
    return ( n mod 2 = 0)ciri utama dari algoritma sebuah fungsi adalah pada bagian parameter untuk sisi outputnya digambarkan menggunakan anak panah mengarah ke kanan dan di luar dari kurung parameter input, seperti terlihat pada contoh di atas pada bagian –> boolean.

Januari 5, 2016 Posted by | Pemrograman Dengan Bahasa C | Tinggalkan komentar

Pemrograman Modular

Bismillahirohman nirohiim

Pengertian Pemrograman Modular

Pemrograman modular adalah teknik pemecahan program menjadi sejumlah sub-sub program.  Sub-sub program ini ada yang menamakannya subrutin, modul, prosedur, atau fungsi.

Sub program yang paling umum digunakan adalah prosedur dan fungsi, ada perbedaan antara keduanya, namum pada praktiknya yang prosedur dapat dibuat fungsi dan yang fungsi dapat dibuat prosedur, tidak ada ikatan baku, ini lebih kepada ketaatan si programmer itu sendiri terhadap kaidah-kaidah algoritma yang berlaku. Namun di sini akan dibahas sesuai dengan ketentuannya berdasarkan ciri dari masing-masingnya.

Prosedur dan Fungsi

  • Prosedur adalah modul program yang mengerjakan tugas yang spesifik dan menghasilkan suatu efek netto. Efek netto diketahui dengan membandingkan keadaan awal dan keadaan akhir pada pelaksanaan sebuah prosedur. Oleh karena itu pada setiap prosedur kita perlu mendefinisikan keadaan awal sebelum rangkaian instruksi di dalam prosedur dilaksanakan dan keadaan akhir yang diharapkan setelah rangkaian instruksi di dalam prosedur yang dilaksanakan.
  • Fungsi adalah modul program yang juga mengerjakan tugas spesifik namun dia memberikan/mengembalikan nilai balik (return) sebuah nilai dari tipe tertentu

Algoritma Prosedur dan Fungsi

  • notasi algoritma prosedur
    procedure NamaProsedure    -> ini adalah prosedure tanpa parameter
    Deklarasi  -> berisi deklarasi variabel
    Algoritma  -> badan prosedur
  • contoh membuat prosedur menghitung luas segitiga
    procedure HitungLSGT
    alas, tinggi, luas : real

    Algoritma:
    read (alas,tinggi)
    luas <– (alas * tinggi)/2
    write(luas)

 

  • notasi algoritma prosedur
    procedure NamaProsedure (deklarasi parameter)   -> ini adalah prosedure dengan parameter input
    Deklarasi  -> berisi deklarasi variabel
    Algoritma  -> badan prosedur
  • contoh membuat prosedur dengan parameter masukan/input menghitung luas segitiga
    procedure HitungLSGT (input alas, tinggi : real)
    luas : real

    Algoritma:
    luas <– (alas * tinggi)/2
    write(luas)

 

  • notasi algoritma prosedur
    procedure NamaProsedure (deklarasi parameter)   -> ini adalah prosedure dengan parameter input dan parameter output
    Deklarasi  -> berisi deklarasi variabel
    Algoritma  -> badan prosedur
  • contoh membuat prosedur dengan parameter masukan/input dan parameter keluaran/output menghitung luas segitiga
    procedure HitungLSGT (input alas, tinggi : real, output luas : real)

    Algoritma:
    luas <– (alas * tinggi)/2

 

  • notasi algoritma prosedur
    procedure NamaProsedure (deklarasi parameter)   -> ini adalah prosedure dengan parameter input sekaligus output
    Deklarasi  -> berisi deklarasi variabel
    Algoritma  -> badan prosedur
  • contoh membuat prosedur dengan parameter masukan/input sekaligus parameter keluaran/output
    procedure Tukar (input/output A,B : integer)
    Deklarasi
    temp : integer
    Algoritma:
    temp <– A
    A <– B
    B <–temp

 

 

sumber: Buku Alpro Rinaldi Munir Edisi Revisi

Desember 29, 2015 Posted by | Pemrograman Dengan Bahasa C | , , , , , | Tinggalkan komentar

Direktori Kerja Python

Untuk melihat direktori kerja pyhton Anda bisa melihatnya di sistem komputer Anda, secara default direktori kerjanya ada di drive tempat Anda menginstall python, yaitu di C://python.

Artinya jika Anda menyimpan modul pyhton maka Anda harus menyimpannya di direktori kerja tersebut agar modul tersebut bisa dipanggil oleh compiler pyhton.

Januari 14, 2015 Posted by | Uncategorized | | Tinggalkan komentar

Melihat Sistem Komputer

Melihat Sistem Komputer

Terkadang kita merasa perlu untuk mengetahui perangkat hardware apa saja yang terpasang pada komputer kita, bisa jadi sistem operasi yang digunakan sudah cukup memberikan informasi yang diperlukan, namun bisa juga bagi sebagian orang itu belum cukup atau bisa jadi cara menampilkannya kurang nyaman.

Di saya akan mencoba mengulas tool-tool apa saja yang umum digunakan untuk melihat atau mengidentifikasi hardware yang terpasang pada komputer kita, namun sebelum itu saya ingin menyajikan hasil identifikasi yang telah diberikan oleh sistem operasi, misal kita bisa melihat type processor, besarnya memory RAM yang terinstall, yaitu dengan cara, klik icon start–>computer–>properties, maka akan tampil halaman seperti berikut:

1 tipe processor dan ram

lalu saya ingin menunjukkan bahwa pada komputer saya terdapat 2 graphic card, bagaimana bisa tahu, cara nya klik kanan saja pada bagian desktop maka akan terlihat pop up menu yang akan menampilkan 2 graphic card tersebut, yaitu Intel dan Nvidia, seperti terlihat pada gambar berikut:

2 grapik card

atau untuk memastikan dengan cara lain bisa juga dengan melihatnya melalui device manager

3 device manager

Baik…sekarang kita akan masuk kepersoalan inti yaitu melihat tool yang dapat mengidentifikasi hardware yang ada pada sistem komputer kita, yang pertama adalah:

1. CPU-Z

CPU-Z tampaknya masih jadi tool yang populer untuk mengidentifikasi hardware yang terpasang pada sistem komputer, sekarang kita lihat apa yang ditampilkan oleh CPU-Z pada komputer saya

4 cpu-z

lihat CPU-Z dapat menampilkan spesifikasi dari CPU saya, kita lihat tab yang lainnya, kita coba dengan tab cache

5 cpu-z cache

CPU-Z masih dapat menampilkan secara lengkap memori cache yang ada pada komputer saya, kita lihat lagi tab mainboard

6 cpu-z mainboard

terlihat CPU-Z tidak bisa menampilkan semua item yang seharusnya ada, lalu kita lihat tab Memory

7 cpu-z memory

pada tab memori yang ada hanya besaran memori nya saja, lainnya tidak dapat ditampilkan, coba kita lihat pada tab Graphics

8 cpu-z grapic

terlihat pada tab graphics ini sama sekali tidak ada yang tampil.

Sekarang kita lihat tool yang ke-2, yang akan saya sajikan adalah apa yang tidak ada pada CPU-Z saja.

2. PC Wizard

PC Wizard juga salah satu tool untuk mengidentifikasi sistem komputer, dan lihat cara mengidentifikasi sistem oleh PC Wizard di bawah ini:

1 pc wizard summary

terlihat pada gambar di atas adalah spesifikasi dari mobo komputer saya, untuk lebih detil tinggal klik saja item dari mobo tersebut, maka pada bagian bawah information akan tampil spesifikasi detil dari item yang telah dipilih.

sekarang kita lihat pada bigian processor, caranya tinggal klik saja icon processor pada menu layar sebelah kirinya, maka akan tampil seperti berikut:

2 pc wizard processor

di sana terlihat spesifikasi processor secara detil mulai dari code name sampai model soket nya bahkan instruction setnya pun disajikan.

lalu tadi ketika kita menggunakan CPU-Z pada tab menu memory yang tampil hanya ukurannya saja, sekarang coba kita lihat dengan PC Wizard, untuk melihat memori di PC Wizard ada pada bagian mobo, lalu klik pada bagian physical memory-nya maka akan tampil seperti gambar berikut:

3 pc wizard memori

lihat dengan PC Wizard memori nya dapat ditampilkan, di sana terlihat pabrikannya sampai jumlah modul memori yang terpasang dan jumlah socket yang tersedia juga maksimal besaran memori yang bisa dipasang semua dapat dilihat.

lalu kita coba lihat graphics card, yang tadi saya sudah singgung bahwa graphics card yang saya miliki ada dua, sementara oleh CPU-Z sama sekali tidak terdeteksi

4 pc wizard Grapic card

untuk melihat graphics card dengan PC Wizard Anda tinggal klik saja icon Video yang ada panel layar sebelah kiri atas, hasil nya seperti gambar di atas. Lihat….pada bagian Video Card yang yang tertulis juga hanya satu yaitu “Intel(R) HD Graphics 4000”, lalu mana graphics card yang satu laginya, pad PC Wizard dia akan terdeteksi nya di item OpenCL pada plateform#2, di sana akan terlihat/tertulis “GeForce GT 740M dari (NVidia)”. Jadi dengan PC Wizard semua perangkat hardware pada PC kita akan dapat dideteksi, pertanyaan selanjutnya kenapa terdeteksinya di OpenCL?, ya, karena graphics card GeForce GT 740M ini merupakan graphics card yang memang diperuntukkan untuk mengerjakaan tugas-tugas yang sifatnya paralel atau komputasi paralel, karena memang arti dari  OpenCL itu adalah Open Computing Language yang memang disediakan untuk melakukan komputasi paralel.

3. Sandra

Kemudian ada tool yang bisa kita gunakan juga untuk melihat spesifikasi hardware yaitu dengan sandra, secara teknis sandra hampir sama dengan PC Wizard, namun menurut pengamatan sekilas saya yang tanpa disertai pengujian lebih lanjut, sandra sedikit lebih powerfull dibandingkan dengan PC Wizard, jika kita lihat di kasus graphics card, pada tool sandra ini lebih friendly karena katika kita masuk ke video card, di sana langsung ada list graphics card yang ada pada PC kita sehingga ini memudahkan kita untuk memastikan bahwa memang pada perangkat kita ada 2 graphics card, seperti terlihat pada gambar di bawah ini:

1 sandra graphics card

Demikianlah sekilas uraian tentang tool-tool yang dapat kita gunakan untuk melihat spesifikasi perangkat hardware yang terpasang, tentu saja masih banyak tool-tool yang lainnya yang dapat Anda gunakan.

terima kasih

salam hangat

April 17, 2014 Posted by | Organisasi Komputer/Hardware Komputer | , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Internet Connection Sharing

Internet Connection Sharing

Saat kita ingin konek Internet di rumah sendirian (menggunakan laptop/PC) tentu saja biasanya kita menggunakan modem sebagai media untuk akses Internet, caranya tentu saja sangat sederhana,,,,kita tinggal colokkan modem ke laptop maka laptop akan otomatis mendeteksi modem ini, tunggu beberapa saat sampai muncul dialog box untuk meminta kita melakukan koneksi ke Internet, ketika kita klik tombol konek maka secara otomatis laptop kita pun akan terkoneksi dengan Internet.

Namun bagaimana jika sekarang kita punya dua laptop dan dua-dua nya ingin bisa konek ke Internet, sebut saja ada laptop A dan laptop B, nah…yang laptop A adalah laptop yang sudah terkoneksi dengan Internet melalui modem tadi, sekarang tinggal laptop B yang ingin juga bisa mengakses Internet. Teknik berbagi koneksi Internet ini di sebut dengan istilah Internet Connection Sharing (ICS). Cara agar laptop B juga dapat mengakses Internet, ikuti langkah-langkahnya di bawah ini:

1. langkah pertama tentu saja pastikan bahwa laptop A sudah terkoneksi Internet via modem

2. buat jaringan ad-hoc dengan wireless

      Cara membuat jaringan ad-hoc:

  • klik icon wireless yang biasanya ada di pojok kanan bawah laptop untuk masuk ke halaman network sharing centre

setup ad-hoc network

  • pilih menu set up a new connection or network, maka akan tampil halaman berikut:

setup ad-hoc network 2

 

jika Anda tidak menemukan icon set up ad-hoc ini, gerakkan scroll bar Anda ke bagian bawah

  • pilih next, dan akan tampil halaman berikut:

setup ad-hoc network 3

  • pilih next lagi, akan tampil halaman berikut:

setup ad-hoc network 4
pada halaman ini dimintakan pengisian nama jaringan ad-hoc nya, default security key, dan security key.                security key ini adalah sebuah password yang nantinya digunakan oleh laptop B ketika ingin terhubung ke jaringan ad-hoc ini sehingga bisa menggunakan Internet bersama. Sementara ada cekbox “hide characters” adalah sebuah pilihan apakan password koneksi ini akan terlihat jelas oleh user atau tidak.

kita isikan saja field-filed tersebut dengan:

Network name: KoneksiInternet

Security type: WPA2-Personal

Security key: 12345678

setup ad-hoc network 5

  • klik next, maka jaringan ad-hoc pada laptop A pun telah terbentuk

setup ad-hoc network 6

  • klik icon wireless di pojok kanan bawah lagi dan lihat sekarang jaringan ad-hoc tersebut telah terbentuk

setup ad-hoc network 7Jaringan ad-hoc telah terbentuk, dan sekarang jaringan ini sedang menunggu perangkat lain yang ingin terkoneksi dengannya.

3. setting modem yang kita miliki agar bisa di share

ikuti langkahnya berikut ini agar modem bisa dishare:

  •     ini adalah gambar ketika modem belum dishare

setup sharing modem network 1terlihat bahwa settingan pada modem tidak ada tulisan shared, untuk membuatnya jadi shared langkahnya seperti berikut:

  • klik kanan pada icon modem–> pilih properties, maka akan tampil dialog box seperti berikut:

setup sharing modem network 2

  • pilih tab Networking untuk memilih model koneksi yang ingin digunakan, pilih saja dengan IPv4 atau IPv6, atau boleh juga semuanya dicentang, tapi yang paling standard dengan IPv4 dan IPv6

setup sharing modem network 3

  • dan point yang paling penting yaitu di tab Sharing, pastikan semua check box nya dipilih, dan Anda bisa baca fungsi dari tiap-tiap check box tersebut

setup sharing modem network 4

  • dan langkah terakhir dalam konfigurasi shared modem ini yaitu memilih list box yang ada pada Home network connection, pastikan Anda memilih “Wireless Network Connection”
  • setup sharing modem network 5

 

  • pilihan Wireless Network Connection akan muncul ketika Anda sudah membuat jaringan ad-hoc terlebih dahulu, jika Anda belum pernah membuat jaringan wireless maka pilihan ini biasanya tidak muncul.
  • lalu klik OK, dan Anda akan melihat icon modem akan tampil tulisan shared

setup sharing modem network 6itu artinya modem Anda telah bisa digunakan oleh perangkat komputer yang nantinya terhubung denga jaringan ad-hoc yang akan dibuat. Sejauh ini kita telah berhasil mengkonfigurasi shared modem

 

4. setting laptop B

Tinggal sekarang kita melakukan koneksi dari laptop B

  • klik icon jaringan wireless pada laptop B, di sana akan terlihat ada jaringan ad-hoc yang telah terbentuk dengan nama “KoneksiInternet”

set up laptop B 1

  • klik kanan untuk melakukan koneksi ke jaringan ad-hoc ini dengan mengklik tombol connect, maka akan muncul permintaan security key yang tadi telah kita tentukan yaitu dengan kode “12345678”, masukkan key tersebut maka akan tampil tulisan Connected di baris KoneksiInternet  dan pada bagian atasnya terlihat juga bahwa jaringan KoneksiInternet bisa melakukan akses Internet, itu artinya sekarang laptop B sudah bisa koneksi Internet. Ketika Anda sukses melakukan ini maka pada saat yang bersamaan di laptop A pun tulisannya berganti yang tadinya ” Waiting for users”  menjadi Connected.

set up laptop B 2

Selamat ….Sekarang Anda bisa mengakses Internet baik dari laptop A maupun laptop B

Salam hangat

 

April 11, 2014 Posted by | Jaringan Komputer | , , , , , , | Tinggalkan komentar

Driver ZTE HSDPA USB Stick MF627

Ketika coba mau konek Internet pake modem ini terkadang modem tidak bisa dikenali atau ada driver yang tidak dikenali. Kenapa saya sebut terkadang karena fakta di lapangan memang seperti itu, saya coba pasang modem ini di dua laptop dengan sistem operasi yang sama namun memang spek laptop berbeda dan ternyata di laptop yang katakan A modem dapat running well dan bisa konek Internet tapi di laptop B modem tidak dikenali alias ada driver yang tidak pas.

Lalu saya browsing-browsing dan akhirnya nemu juga web yang pas untuk download driver tersebut, ini link web nya. Ketika saya install driver ini langsung modem terdeteksi dan tidak ada error akhirnya saya pun bisa akses Internet dengan laptop B

Terima kasih

salam hangat

April 9, 2014 Posted by | Jaringan Komputer, Organisasi Komputer/Hardware Komputer | , , , | Tinggalkan komentar

Memulai openMP

1. Pendahuluan

Sebelum mempelajari openMP (open Multi Processing) Idealnya harus sudah mengenal terlebih dahulu MPI (Message-Passing Interface) namun saat ini saya memang sedang ingin menulis openMP terlebih dahulu.

apa itu openMP?  openMP adalah sebuah API (Application Program Interface) yang digunakan secara eksplisit sehingga menjadikannya multi-thread, shared-memory parallelism. openMP sendiri sebenarnya adalah API yang digunakan untuk FORTRAN, C, dan C++ programming.

Tapi openMP juga bukan:

  • tool yang mampu melakukan sistem paralel memori terdistribusi dengan sendirinya
  • sesuatu yang harus dilakukan secara keseluruhan oleh semua vendor
  • untuk menjamin  membuat yang paling efisien dalam penggunaan shared-memory
  • untuk memeriksa dependensi data, adanya konflik data, kondisi balapan, atau deadlock
  • untuk memeriksa urutan kode yang menyebabkan program harus diklasifikasi sebagai sesuatu yang tidak sesuai
  • tool yang dapat meng-cover compiler untuk men-generate proses paralel secara otomatis, dan mengarahkan kepada compiler untuk membantu proses paralelisasi tersebut
  • tool yang dirancang untuk menjamin bahwa input atau output pada file yang sama akan terjadi secara sinkron ketika dieksekusi secara paralel, namun programmer lah yang harus mampu melakukan untuk melakukan sinkronisasi input dan output tersebut.

2. Persiapan Memulai openMP

untuk memulai openMP ada beberapa aplikasi yang harus diinstall, di antaranya eclips, MPICH2, dan minGW (Minimalist GNU for Windows), tentu bisa saja menggunakan aplikasi yang lainnya namun saya menggunakan aplikasi yang telah disebutkan di atas.  openMP yang akan dibahas di sini adalah openMP dengan bahasa C.

  1. install eclips, untuk menginstall eclips Anda dapat mendownloadnya di sini http://www.eclipse.org/downloads/, pilih eclips untuk Eclipse IDE for Parallel Application Developers dan sesuaikan dengan OS yang kita gunakan, misalnya kita menggunakan OS 32 bit maka gunakan eclips yang 32 bit juga
  2. install MPICH2, untuk menginstall MPICH2 Anda dapat mendownloadnya di sini http://www.mcs.anl.gov/research/projects/mpich2/downloads/index.php?s=downloads
  3. install minGW, untuk menginstall minGW Anda dapat mendownloadnya di sini http://sourceforge.net/projects/mingw/files

peran dari masing-masing aplikasi di atas adalah eclips sebagai IDE atau framework Anda, sehingga memudahkan Anda dalam melakukan pekerjaan Anda, MPICH2 adalah aplikasi yang berguna untuk menjalankan program-program MPI Anda, dan minGW adalah compiler gcc untuk windows Anda yang berperan sebagai compiler dari program bahasa C Anda.

untuk pembahasan instalasi secara detil dapat Anda baca pada artikel berikutnya mengenai MPI, namun saat ini memang belum terbit🙂, asumsi instalasi berjalan lancar karena fokus kita saat ini pada openMP.

3. Memulai openMP

Memulai openMP atau cara menguji apakah openMP yang sudah kita siapkan telah berjalan dengan baik atau tidak dapat dilihat langkah-langkahnya seperti di bawah ini:

  1. klik File ->New->C Projectstart_awal openMP                                                                                       Gambar 1. Memulai openMP
  2. isikan nama project pada field Project name: …..(untuk contoh ini saya berikan nama project nya “openMP” tanpa tanda petik), pilih Project type pada “openMP hello word C Project”, dan  untuk toolchains nya pastikan “MinGW GCC”

hello_word openMP

Gambar 2. Hello word openMP

Pada gambar 2 terlihat di bagian bawah teks C Project ada keterangan tentang “A project with that name                already exists in the workspace” itu menandakan bahwa project dengan nama tersebut telah ada, karena saya sebelumnya telah membuat nama project dengan nama tersebut, untuk kasus ini nama boleh diganti atau tidak, jika tidak maka project tersebut akan diganti dengan project yang baru ini.

3. maka akan tampil workspace seperti Gambar 3 berikut ini:

workspace openMPGambar 3. workspace

perhatikan di script openMP.c tersebut, di sana terlihat ada #include <omp.h>, itulah yang menandakan bahwa ini adalah script yang mengandung openMP. jadi jika nanti kita akan membuat script openMP dalam C dapat dipastikan kita harus menginclude omp.h ini.

4. compile script tersebut melalui menu Project -> Build Project, seperti terlihat pada Gambar 4 berikut ini:

kompilasi openMPGambar 4. Cara kompilasi

5. jika semua proses di atas dilakukan secara benar maka pada saat kompilasi seharusnya akan berjalan normal. kompilasi ini adalah sebuah mekanisme untuk menjadikan script di atas menjadi .exe sehingga nantinya bisa di eksekusi. Namun saya sendiri sempat mengalami error, error nya yaitu “cannot find lpthread”. Error ini sebenarnya menyatakan bahwa library dari lpthread ini tidak ada pada folder lib minGW nya, tapi sebenarnya setelah saya cek lib tersebut ada dan setelah saya coba kompilasi ulang, restart eclips berkali-kali akhirnya error tersebut tidak muncul lagi dan kompilasi berhasil menjadikan program tersebut menjadi .exe sehingga bisa di-run. Contoh errornya terlihat pada Gambar 5 di bawah ini:

error cannot_find_lpthread_openMPGambar 6. Error lpthread

Namun seandainya Anda memang benar-benar menemukan masalah yang sama, Anda boleh coba untuk mendownload library tersebut dan menyimpannya di lib minGW. Untuk mendapatkan library tersebut Anda bisa mendapatkannya di: https://gnunet.org/book/export/html/1655. pilih yang libpthreadGC2.a untuk OS 32 bit jika OS Anda 32 bit, lalu rename saja file tersebut menjadi libpthread.a dan simpan di path C:\MinGW\lib

6. Selanjutnya tinggal di-run program hasil kompilasi tersebut. Untuk menjalankan program .exe nya kita harus masuk ke terminal terlebih dahulu setelah itu arahkan prompt dari terminal ini ke path yang menunjukkan lokasi minGW dan bin nya. Ingat ketika Anda menjalankan terminal ini sebaiknya pastikan Anda sebagai administrator. Langkah nya seperti terlihat pada Gambar 7 di bawah ini:

run_terminal sebagai administrator

                                                             (a). Run sebagai Administrator

path minGW

  (b). Path minGW\bin>

Gambar 7.

7. sekarang saat nya tinggal memanggil file .exe dari openMP yang sudah dikompilasi tadi caranya tinggal menggetikkan saja nama file .exe nya, yaitu seperti berikut: C:\MinGW\bin>openMP.exe, tapi ingat ketika Anda langsung melakukan ini maka pasti Anda akan menemukan error, kenapa? ya…karena file openMP.exe belum berada di path C:\MinGW\bin, tetapi file ini masih berada di path C:\eclipse\paralel\openMP\Debug\openMP.exe. Oleh karena itu Anda harus memindahkan file terlebih dahulu ke C:\MinGW\bin\openMP.exe, maka baru program tersebut akan dapat dieksekusi dan hasilnya seperti terlihat pada Gambar 8 di bawah ini:

hasil eksekusi openMP

Gambar 8. Hasil eksekusi openMP

Jika hasilnya seperti terlihat pada Gambar 8 itu artinya program openMP Anda sudah berjalan dengan baik. Terlihat pada Gambar 8 di atas terdapat 2 thread, menurut pendapat saya ini karena mesin yang saya gunakan adalah mesin yang hanya memiliki 2 core (seperti core two duo, dual core, dan sejenisnya), tapi seandainya program ini dieksekusi pada mesin yang memiliki 4 core, 8 core maka thread yang tercipta akan sebanyak jumlah core pada mesin tersebut, tapi memang ini belum saya coba.

Demikian lah tutorial memulai openMP….semoga bermanfaat.

catatan: langkah-langkah di atas belum tentu merupakan cara terbaik untuk memulai openMP ini, bisa saja langkah-langkah Anda lah yang lebih efisien dibandingkan dengan langkah yang telah saya tulis ini.

terima kasih

salam hangat

references:

[1].https://computing.llnl.gov/tutorials/openMP/

[2]. Introduction to Parallel Computing 2nd Edition, Ananth Grama, Anshul Gupta, George Karypis, Vipin Kumar

[3]. https://gnunet.org/book/export/html/1655

Maret 23, 2014 Posted by | Komputer Paralel, Organisasi Komputer/Hardware Komputer | , , , , , , | Tinggalkan komentar

Terminologi Arsitektur Komputer

1. Critical path = jalur/path terpanjang dihitung dari node awal s.d node akhir.

Critical path length = jumlah node dari sepanjang  jalur/path  ini.

contoh:

critical path tree

Gambar 1. Menentukan critical path

Dari Gambar 1. di atas maka bisa kita tentukan bahwa critical path lenght-nya=8, karena dihitung mulai dari node puncak s.d node paling bawah bisa dicapai paling jauh dengan 8 node.

2. Maximum Degree of concurrency = jumlah maksimum pekerjaan yang bisa dieksekusi secara bersamaan dalam program paralel pada suatu waktu tertentu. artinya di titik waktu tersebut bisa terjadi maksimum pekerjaan yang dilakukan secara bersamaan. dalam banyak kasus maximum degree of concurrency jumlahnya lebih kecil dari total pekerjaanya karena faktanya ada dependensi antar pekerjaan tersebut.

secara umum, untuk task-dependency yang ada pada graph dengan model tree maka maximum degree of concurrency selalu sama dengan node pada graph tree tersebut.

contoh:

maximum degree of concurency

Gambar 2. Menentukan maximum degree of concurrency

Dari Gambar 2, bisa ditentukan maximum degree of concurrency = 40, kenapa 40? seperti telah dijelaskan di atas untuk graph dengan model tree maka maximum degree of concurrency = jumlah “leaf” atau node yang bisa dilakukan concurrency, yaitu ada pada 4 node dengan nilai 10.

3.  average degree of concurrency = rasio (perbandingan) antara jumlah total pekerjaan dengan critical-path lenght-nya. jika kita hitung average degree of concurrency dari Gambar 2 maka di dapat 63/27 = 2.33.

63 = jumlah total seluruh pekerjaan, 27 = total pekerjaan dari critical path-nya

Maret 13, 2014 Posted by | Organisasi Komputer/Hardware Komputer | Tinggalkan komentar

Membuat nomor halaman di page ke 2 dengan nomor halaman = 1

Kadang kita membuat tulisan dalam satu file yang terdiri dari cover dan isi tulisan, seperti terlihat pada gambar di bawah ini:

Gambar 1. Contoh halaman

Pada gambar 1 terlihat halaman cover dan biasa cover tidak mencantumkan nomor halaman.

Permasalahannya kita ingin nomor halaman ke-1 nya ada di page ke-2 dari file tersebut, page ke -2 dari file di atas adalah yang bertulisakan “ini adalah page berikutnya”. Cara untuk membuat page ke-2 ini bernomor halaman 1 adalah sebagai berikut:

1. karena kita ingin memberikan nomor halaman di page ke-2 pastikan  kursor mouse di halaman page ke-2 tersebut, lalu

2. klik menu insert pada ms word

3. pilih sub menu footer lalu pilih model alphabet, seperti terlihat pada gambar berikut:

Gambar 2. Menu yang dipilih

maka akan tampil format nomor halaman pada lembar tiap page nya, hanya saja yang jadi masalahnya adalah di halaman cover (page ke-1) ini juga ikut terdapat format nomor halaman padahal kita ingin agar di halaman cover ini tidak muncul format halaman.

Gambar 3. Format nomor halaman

4. untuk menghilangkan format nomor halaman di page cover ini caranya adalah dengan mencentang pilihan “Different first page” yang ada di menu Design pada bagian options, karena secara default di MS Word, pilihan Different first page” ini tidak tercentang, untuk lebih jelasnya seperti terlihat pada gambar berikut:

Gambar 4. Centang different first page

5. lalu hapus format nomor halaman di page cover ini yang ada di area footer

6. double klik area di luar footer, dan terlihat pada page ke-2 masih bertuliskan page 2, sementara yang kita inginkan adalah halaman di page 2 ini bertuliskan page 1.

7. caranya klik area footer yang ada di page 2, lalu pilih “page number” yang ada di menu “Design” dan pilih menu di bawahnya “format page number”, seperti terlihat di gambar 5 tentang urutan pemilihan menu.

Gambar 5. pilih menu

8. maka akan tampil dialog box untuk menentukan kembali nomor halaman yang diinginkan, pada dialog box akan terlihat di bagian “start at” bernilai 1, seperti terlihat pada gambar 6 berikut ini:

gambar 6. Dialog box page number format

9. kita rubah nilai 1 di “start at” tersebut dengan 0 (nol), lalu klik OK, maka sekarang nomor halaman di page ke-2 Anda akan menjadi bernomor page 1, seperti terlihat pada gambar 7 di bawah ini:

gambar 7. Nomor halaman di page ke-2 menjadi page 1

10. selesai. Anda telah berhasil membuat nomor halaman di page ke-2 dengan page 1

catatan: langkah-langkah ini dilakukan di MS WORD 2007

Januari 9, 2014 Posted by | MS Office | | Tinggalkan komentar

TESTABILITY MEASURES

Lanjutan tentang SCOAP

Di awal sudah dibahas mengenai pengertian testability measures dan SCOAP. Sekarang kita lanjutkan pembahasannya mengenai pemberian nilai-nilai pada primary input dan primary output serta nilai-nilai di dalam sirkuitnya.

Februari 27, 2013 Posted by | Pengujian Rangkaian Digital (PKSD) | Tinggalkan komentar