PEMROGRAMAN MODULAR FUNGSI
Pemrograman Modular Fungsi
pada pembahasan yang lalu telah dijelaskan tentang pemrograman modular prosedur, sekarang akan dibahas tentang fungsi. Mengenai perbedaan prosedur dan fugnsi juga telah dibahas, ciri utama dari fungsi adalah adanya nilai balik (return value).
Algoritma Fungsi
- notasi algoritma fungsi
function NamaFungsi (input deklarasi parameter jika ada) –> tipe
Deklarasi
(semua nama variabel yang dipakai dalam fungsi)Algoritma
return ekspresi - contoh fungsi
function genap (input n: integer) –> boolean - Deklarasi
- Algoritma
return ( n mod 2 = 0)ciri utama dari algoritma sebuah fungsi adalah pada bagian parameter untuk sisi outputnya digambarkan menggunakan anak panah mengarah ke kanan dan di luar dari kurung parameter input, seperti terlihat pada contoh di atas pada bagian –> boolean.
Pemrograman Modular
Bismillahirohman nirohiim
Pengertian Pemrograman Modular
Pemrograman modular adalah teknik pemecahan program menjadi sejumlah sub-sub program. Sub-sub program ini ada yang menamakannya subrutin, modul, prosedur, atau fungsi.
Sub program yang paling umum digunakan adalah prosedur dan fungsi, ada perbedaan antara keduanya, namum pada praktiknya yang prosedur dapat dibuat fungsi dan yang fungsi dapat dibuat prosedur, tidak ada ikatan baku, ini lebih kepada ketaatan si programmer itu sendiri terhadap kaidah-kaidah algoritma yang berlaku. Namun di sini akan dibahas sesuai dengan ketentuannya berdasarkan ciri dari masing-masingnya.
Prosedur dan Fungsi
- Prosedur adalah modul program yang mengerjakan tugas yang spesifik dan menghasilkan suatu efek netto. Efek netto diketahui dengan membandingkan keadaan awal dan keadaan akhir pada pelaksanaan sebuah prosedur. Oleh karena itu pada setiap prosedur kita perlu mendefinisikan keadaan awal sebelum rangkaian instruksi di dalam prosedur dilaksanakan dan keadaan akhir yang diharapkan setelah rangkaian instruksi di dalam prosedur yang dilaksanakan.
- Fungsi adalah modul program yang juga mengerjakan tugas spesifik namun dia memberikan/mengembalikan nilai balik (return) sebuah nilai dari tipe tertentu
Algoritma Prosedur dan Fungsi
- notasi algoritma prosedur
procedure NamaProsedure -> ini adalah prosedure tanpa parameter
Deklarasi -> berisi deklarasi variabel
Algoritma -> badan prosedur - contoh membuat prosedur menghitung luas segitiga
procedure HitungLSGT
alas, tinggi, luas : realAlgoritma:
read (alas,tinggi)
luas <– (alas * tinggi)/2
write(luas)
- notasi algoritma prosedur
procedure NamaProsedure (deklarasi parameter) -> ini adalah prosedure dengan parameter input
Deklarasi -> berisi deklarasi variabel
Algoritma -> badan prosedur - contoh membuat prosedur dengan parameter masukan/input menghitung luas segitiga
procedure HitungLSGT (input alas, tinggi : real)
luas : realAlgoritma:
luas <– (alas * tinggi)/2
write(luas)
- notasi algoritma prosedur
procedure NamaProsedure (deklarasi parameter) -> ini adalah prosedure dengan parameter input dan parameter output
Deklarasi -> berisi deklarasi variabel
Algoritma -> badan prosedur - contoh membuat prosedur dengan parameter masukan/input dan parameter keluaran/output menghitung luas segitiga
procedure HitungLSGT (input alas, tinggi : real, output luas : real)Algoritma:
luas <– (alas * tinggi)/2
- notasi algoritma prosedur
procedure NamaProsedure (deklarasi parameter) -> ini adalah prosedure dengan parameter input sekaligus output
Deklarasi -> berisi deklarasi variabel
Algoritma -> badan prosedur - contoh membuat prosedur dengan parameter masukan/input sekaligus parameter keluaran/output
procedure Tukar (input/output A,B : integer)
Deklarasi
temp : integer
Algoritma:
temp <– A
A <– B
B <–temp
sumber: Buku Alpro Rinaldi Munir Edisi Revisi
Direktori Kerja Python
Untuk melihat direktori kerja pyhton Anda bisa melihatnya di sistem komputer Anda, secara default direktori kerjanya ada di drive tempat Anda menginstall python, yaitu di C://python.
Artinya jika Anda menyimpan modul pyhton maka Anda harus menyimpannya di direktori kerja tersebut agar modul tersebut bisa dipanggil oleh compiler pyhton.
Melihat Sistem Komputer
Melihat Sistem Komputer
Terkadang kita merasa perlu untuk mengetahui perangkat hardware apa saja yang terpasang pada komputer kita, bisa jadi sistem operasi yang digunakan sudah cukup memberikan informasi yang diperlukan, namun bisa juga bagi sebagian orang itu belum cukup atau bisa jadi cara menampilkannya kurang nyaman.
Di saya akan mencoba mengulas tool-tool apa saja yang umum digunakan untuk melihat atau mengidentifikasi hardware yang terpasang pada komputer kita, namun sebelum itu saya ingin menyajikan hasil identifikasi yang telah diberikan oleh sistem operasi, misal kita bisa melihat type processor, besarnya memory RAM yang terinstall, yaitu dengan cara, klik icon start–>computer–>properties, maka akan tampil halaman seperti berikut:
lalu saya ingin menunjukkan bahwa pada komputer saya terdapat 2 graphic card, bagaimana bisa tahu, cara nya klik kanan saja pada bagian desktop maka akan terlihat pop up menu yang akan menampilkan 2 graphic card tersebut, yaitu Intel dan Nvidia, seperti terlihat pada gambar berikut:
atau untuk memastikan dengan cara lain bisa juga dengan melihatnya melalui device manager
Baik…sekarang kita akan masuk kepersoalan inti yaitu melihat tool yang dapat mengidentifikasi hardware yang ada pada sistem komputer kita, yang pertama adalah:
1. CPU-Z
CPU-Z tampaknya masih jadi tool yang populer untuk mengidentifikasi hardware yang terpasang pada sistem komputer, sekarang kita lihat apa yang ditampilkan oleh CPU-Z pada komputer saya
lihat CPU-Z dapat menampilkan spesifikasi dari CPU saya, kita lihat tab yang lainnya, kita coba dengan tab cache
CPU-Z masih dapat menampilkan secara lengkap memori cache yang ada pada komputer saya, kita lihat lagi tab mainboard
terlihat CPU-Z tidak bisa menampilkan semua item yang seharusnya ada, lalu kita lihat tab Memory
pada tab memori yang ada hanya besaran memori nya saja, lainnya tidak dapat ditampilkan, coba kita lihat pada tab Graphics
terlihat pada tab graphics ini sama sekali tidak ada yang tampil.
Sekarang kita lihat tool yang ke-2, yang akan saya sajikan adalah apa yang tidak ada pada CPU-Z saja.
2. PC Wizard
PC Wizard juga salah satu tool untuk mengidentifikasi sistem komputer, dan lihat cara mengidentifikasi sistem oleh PC Wizard di bawah ini:
terlihat pada gambar di atas adalah spesifikasi dari mobo komputer saya, untuk lebih detil tinggal klik saja item dari mobo tersebut, maka pada bagian bawah information akan tampil spesifikasi detil dari item yang telah dipilih.
sekarang kita lihat pada bigian processor, caranya tinggal klik saja icon processor pada menu layar sebelah kirinya, maka akan tampil seperti berikut:
di sana terlihat spesifikasi processor secara detil mulai dari code name sampai model soket nya bahkan instruction setnya pun disajikan.
lalu tadi ketika kita menggunakan CPU-Z pada tab menu memory yang tampil hanya ukurannya saja, sekarang coba kita lihat dengan PC Wizard, untuk melihat memori di PC Wizard ada pada bagian mobo, lalu klik pada bagian physical memory-nya maka akan tampil seperti gambar berikut:
lihat dengan PC Wizard memori nya dapat ditampilkan, di sana terlihat pabrikannya sampai jumlah modul memori yang terpasang dan jumlah socket yang tersedia juga maksimal besaran memori yang bisa dipasang semua dapat dilihat.
lalu kita coba lihat graphics card, yang tadi saya sudah singgung bahwa graphics card yang saya miliki ada dua, sementara oleh CPU-Z sama sekali tidak terdeteksi
untuk melihat graphics card dengan PC Wizard Anda tinggal klik saja icon Video yang ada panel layar sebelah kiri atas, hasil nya seperti gambar di atas. Lihat….pada bagian Video Card yang yang tertulis juga hanya satu yaitu “Intel(R) HD Graphics 4000”, lalu mana graphics card yang satu laginya, pad PC Wizard dia akan terdeteksi nya di item OpenCL pada plateform#2, di sana akan terlihat/tertulis “GeForce GT 740M dari (NVidia)”. Jadi dengan PC Wizard semua perangkat hardware pada PC kita akan dapat dideteksi, pertanyaan selanjutnya kenapa terdeteksinya di OpenCL?, ya, karena graphics card GeForce GT 740M ini merupakan graphics card yang memang diperuntukkan untuk mengerjakaan tugas-tugas yang sifatnya paralel atau komputasi paralel, karena memang arti dari OpenCL itu adalah Open Computing Language yang memang disediakan untuk melakukan komputasi paralel.
3. Sandra
Kemudian ada tool yang bisa kita gunakan juga untuk melihat spesifikasi hardware yaitu dengan sandra, secara teknis sandra hampir sama dengan PC Wizard, namun menurut pengamatan sekilas saya yang tanpa disertai pengujian lebih lanjut, sandra sedikit lebih powerfull dibandingkan dengan PC Wizard, jika kita lihat di kasus graphics card, pada tool sandra ini lebih friendly karena katika kita masuk ke video card, di sana langsung ada list graphics card yang ada pada PC kita sehingga ini memudahkan kita untuk memastikan bahwa memang pada perangkat kita ada 2 graphics card, seperti terlihat pada gambar di bawah ini:
Demikianlah sekilas uraian tentang tool-tool yang dapat kita gunakan untuk melihat spesifikasi perangkat hardware yang terpasang, tentu saja masih banyak tool-tool yang lainnya yang dapat Anda gunakan.
terima kasih
salam hangat
Internet Connection Sharing
Internet Connection Sharing
Saat kita ingin konek Internet di rumah sendirian (menggunakan laptop/PC) tentu saja biasanya kita menggunakan modem sebagai media untuk akses Internet, caranya tentu saja sangat sederhana,,,,kita tinggal colokkan modem ke laptop maka laptop akan otomatis mendeteksi modem ini, tunggu beberapa saat sampai muncul dialog box untuk meminta kita melakukan koneksi ke Internet, ketika kita klik tombol konek maka secara otomatis laptop kita pun akan terkoneksi dengan Internet.
Namun bagaimana jika sekarang kita punya dua laptop dan dua-dua nya ingin bisa konek ke Internet, sebut saja ada laptop A dan laptop B, nah…yang laptop A adalah laptop yang sudah terkoneksi dengan Internet melalui modem tadi, sekarang tinggal laptop B yang ingin juga bisa mengakses Internet. Teknik berbagi koneksi Internet ini di sebut dengan istilah Internet Connection Sharing (ICS). Cara agar laptop B juga dapat mengakses Internet, ikuti langkah-langkahnya di bawah ini:
1. langkah pertama tentu saja pastikan bahwa laptop A sudah terkoneksi Internet via modem
2. buat jaringan ad-hoc dengan wireless
Cara membuat jaringan ad-hoc:
- klik icon wireless yang biasanya ada di pojok kanan bawah laptop untuk masuk ke halaman network sharing centre
- pilih menu set up a new connection or network, maka akan tampil halaman berikut:
jika Anda tidak menemukan icon set up ad-hoc ini, gerakkan scroll bar Anda ke bagian bawah
- pilih next, dan akan tampil halaman berikut:
- pilih next lagi, akan tampil halaman berikut:

pada halaman ini dimintakan pengisian nama jaringan ad-hoc nya, default security key, dan security key. security key ini adalah sebuah password yang nantinya digunakan oleh laptop B ketika ingin terhubung ke jaringan ad-hoc ini sehingga bisa menggunakan Internet bersama. Sementara ada cekbox “hide characters” adalah sebuah pilihan apakan password koneksi ini akan terlihat jelas oleh user atau tidak.
kita isikan saja field-filed tersebut dengan:
Network name: KoneksiInternet
Security type: WPA2-Personal
Security key: 12345678
- klik next, maka jaringan ad-hoc pada laptop A pun telah terbentuk
- klik icon wireless di pojok kanan bawah lagi dan lihat sekarang jaringan ad-hoc tersebut telah terbentuk
Jaringan ad-hoc telah terbentuk, dan sekarang jaringan ini sedang menunggu perangkat lain yang ingin terkoneksi dengannya.
3. setting modem yang kita miliki agar bisa di share
ikuti langkahnya berikut ini agar modem bisa dishare:
- ini adalah gambar ketika modem belum dishare
terlihat bahwa settingan pada modem tidak ada tulisan shared, untuk membuatnya jadi shared langkahnya seperti berikut:
- klik kanan pada icon modem–> pilih properties, maka akan tampil dialog box seperti berikut:
- pilih tab Networking untuk memilih model koneksi yang ingin digunakan, pilih saja dengan IPv4 atau IPv6, atau boleh juga semuanya dicentang, tapi yang paling standard dengan IPv4 dan IPv6
- dan point yang paling penting yaitu di tab Sharing, pastikan semua check box nya dipilih, dan Anda bisa baca fungsi dari tiap-tiap check box tersebut
- dan langkah terakhir dalam konfigurasi shared modem ini yaitu memilih list box yang ada pada Home network connection, pastikan Anda memilih “Wireless Network Connection”
- pilihan Wireless Network Connection akan muncul ketika Anda sudah membuat jaringan ad-hoc terlebih dahulu, jika Anda belum pernah membuat jaringan wireless maka pilihan ini biasanya tidak muncul.
- lalu klik OK, dan Anda akan melihat icon modem akan tampil tulisan shared
itu artinya modem Anda telah bisa digunakan oleh perangkat komputer yang nantinya terhubung denga jaringan ad-hoc yang akan dibuat. Sejauh ini kita telah berhasil mengkonfigurasi shared modem
4. setting laptop B
Tinggal sekarang kita melakukan koneksi dari laptop B
- klik icon jaringan wireless pada laptop B, di sana akan terlihat ada jaringan ad-hoc yang telah terbentuk dengan nama “KoneksiInternet”
- klik kanan untuk melakukan koneksi ke jaringan ad-hoc ini dengan mengklik tombol connect, maka akan muncul permintaan security key yang tadi telah kita tentukan yaitu dengan kode “12345678”, masukkan key tersebut maka akan tampil tulisan Connected di baris KoneksiInternet dan pada bagian atasnya terlihat juga bahwa jaringan KoneksiInternet bisa melakukan akses Internet, itu artinya sekarang laptop B sudah bisa koneksi Internet. Ketika Anda sukses melakukan ini maka pada saat yang bersamaan di laptop A pun tulisannya berganti yang tadinya ” Waiting for users” menjadi Connected.
Selamat ….Sekarang Anda bisa mengakses Internet baik dari laptop A maupun laptop B
Salam hangat
-
Arsip
- Maret 2025 (1)
- Juli 2023 (1)
- Desember 2022 (2)
- Juli 2022 (1)
- Januari 2016 (1)
- Desember 2015 (1)
- Januari 2015 (1)
- April 2014 (3)
- Maret 2014 (2)
- Januari 2014 (1)
- Februari 2013 (3)
- Juni 2012 (3)
-
Kategori
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS





























































































































