catatan ringan

berisi tentang catatan, cerita, dan tips-tips ringan

Cara Menghitung Manual Kapasitas Hard disk

Tahukan Anda bagaimana cara menghitung manual kapasitas hard disk?

Misal Anda mendapati kapasitas hard disk sebesar 39.375 GB atau jika dibulatkan dengan angka yang mudah menjadi 40 GB.  Dari mana angka tersebut didapat?

Angka itu didapat dari soal seperti berikut ini, ada beberapa atribut hard disk sebagai berikut:

1. Memiliki jumlah cylinder sebanyak 16.384. (Cylinder di sini sama artinya dengan trek)

2. Memiliki jumlah head 80. (head di sini artinya adalah perangkat untuk baca tulis di hard disk pada platter)

3. Memiliki 63 sektor dalam tiap treknya.

4. Dan umumnya 1 sektor memiliki kapasitas 512 byte.

Soal di atas juga bisa seperti ini:

1. Memiliki jumlah trek sebanyak 16.384.

2. Memiliki jumlah platter(piringan) 40.

3. Memiliki 63 sektor dalam tiap treknya.

4. Dan umumnya 1 sektor memiliki kapasitas 512 byte.

Nah…dari atribut yang ada ini kita bisa hitung dengan rumus perkalian biasa, sehingga bisa kita tulis lebih sederhana menjadi:

=16.384 x 80 x 63 x 512 = 42.278.584.320 (42 milyar 278 juta 584 ribu 320 byte).

Sehingga jika dibulatkan nilainya menjadi 42 GB, lalu kenapa di atas  ditulis bahwa nilainya menjadi sebesar 39.375 GB atau 40 GB, ini sebenarnya berangkat dari faktor bilangan biner. Prosesnya seperti di bawah ini:

kita tahu bahwa 1 kilo  jika dikonversi ke satuan asalnya = 1000 (baca seribu), seperti

Emas 1 Kg = emas 1000 gram

Jarak 1 Km = jarak 1000 meter

Frekuensi 1 KHz = frekuensi 1000 Hz, dan lain-lain

Tapi tidak dengan konversi dalam hitungan bit

1 Kilobit (1Kb) tidak sama dengan 1000 bit tapi menjadi 1024 bit dan dalam hitungan ini kita tidak boleh membulatkannya terlebih dahulu. pembulatan hanya boleh dilakukan ketika proses perhitungannya telah selesai. Dari mana 1 Kb = 1024 bit?, ini sebenarnya terjadi dari hasil konversi bilangan binernya. Sekarang kita coba hitung 1000 desimal dikonversi ke biner hasilnya = 1111101000, nah yang jadi persoalan di sini adalah bukan hasil konversinya namun berapa banyak jumlah bit yang dihasilkan dari hasil konversi tadi, ternyata didapat jumlah bitnya adalah 10 bit, jika dihitung 2 pangkat 10 maka hasilnya 1024.

Urutannya bisa dilihat seperti di bawah ini:

2 pangkat 0 = 1

2 pangkat 1 = 2

2 pangkat 2 = 4

2 pangkat 3 = 8

2 pangkat 4 = 16

2 pangkat 5 = 32

2 pangkat 6 = 64

2 pangkat 7 = 128

2 pangkat 8 = 256

2 pangkat 9 = 512 dan

2 pangkat 10 =1024

Mungkin ada yang bertanya, tadi di atas dijelaskan bahwa untuk mencapai nilai 1000 dibutuhkan sebanyak 10 bit, misal kita lakukan konversi, ada 10 bit dengan nilai biner nya 0000 0000 00 maka nilai desimalnya = 0, lalu 10 bit dengan nilai biner 1111 1111 11 ternyata ketika dikonversi nilainya 1023 bukan 1024 seperti yang telah disebutkan di atas, mengapa demikian dan mengapa kita menghitungnya 1024 bukan dengan 1023. Sebenarnya 1023 itu… betul hasil akhir dari konversi biner ke desimal, tapi sebenarnya proses perhitungannya diawali dari nilai 0, sehingga jika nilai 0 ini kita hitung sebagai data ke-1 (satu) maka nilai 1023 ini akan menjadi data yang ke-1024. Itulah mengapa 1Kb dalam komputer = 1024 bit, sesuai dengan hasil perhitungan pangkat di atas tadi.

Kembali ke permasalahan menghitung manual kapasitas hard disk, bahwa hasil perhitungan ini:16.384 x 80 x 63 x 512 = 42.278.584.320 (42 milyar 278 juta 584 ribu 320 byte), persamaan satuannya adalah:

Ribu = Kilo dalam biner = 2 pangkat 10

Juta = Mega dalam biner = 2 pangkat 20

Milyar = Giga dalam biner = 2 pangkat 30

Sehingga bisa kita baca menjadi 42 Giga 278 Mega 584 Kilo 320 byte. Nah…untuk benar-benar menjadikan nilai dalam hitungan Giga maka kita tinggal bagi saja nilai ini dengan 2 pangkat 30, jadi 42.278.584.320/2 pangkat 30 = 39.375 GB atau mendekati 40 GB.

Sebagai catatan bahwa perhitungan bit dan byte sama, artinya 1 Kilobit = 1024 bit begitu pun dengan 1 KiloByte = 1024 byte, tapi tentu saja antara bit dengan byte berbeda, 1 byte adalah sekumpulan  bit yang berjumlah 8.

 

sebagai latihan

Ada sebuah hard disk memiliki  500 trek dalam tiap sisi platter, dan hard disk ini memiliki 2 platter, memiliki 32 sektor per cylinder, 1 sektor memiliki kapasitas 512 byte.

Berapa total kapasitas hard disknya sebelum pembulatan dan sesudah pembulatan?

sekian dari saya smoga bermanfaat.

salam hangat

🙂

Mei 3, 2012 - Posted by | Organisasi Komputer/Hardware Komputer

3 Komentar »

  1. Wouw…… Mantap broo…., penjesan anda sangat ilmiah, sudah lama saya pengen tau knapa 1KB=1024bytes, rata2 jawaban di blog2 pd ngacau, gak ilmiah, tapi artikel anda sagattttt ilmiah. Bravo…

    Komentar oleh usacom | Januari 16, 2013 | Balas

  2. gan mau tanya ko dikalinya sama head ya bukan sama platternya ? bukannya head cuma alat doang ? sedangkan platter banyaknya pringan yang mempengaruhi kapasitas ?

    Komentar oleh irmusyafa | Maret 23, 2015 | Balas

    • dear irmusyafa,
      pengertian pengali dengan head atau dengan platter itu sama, karena di setiap platter pasti ada headnya, jadi 1 head = (mewakili) 1 platter.
      makanya di sana ditulis bisa head bisa juga platter, namun memang secara pengertian yang lebih tepat saya setuju dengan Anda jika pengalinya dengan platter saja bukan dengan headnya. masalahnya adalah jika kita ketemu soal yang penghitungannya dengan head kita gak usah bingung itu artinya/maksudnya adalah mewakili jumlah platter.
      smoga bermanfaat
      salam

      Komentar oleh agus fatulloh | Desember 29, 2015 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: