catatan ringan

berisi tentang catatan, cerita, dan tips-tips ringan

Pemrograman Modular

Bismillahirohman nirohiim

Pengertian Pemrograman Modular

Pemrograman modular adalah teknik pemecahan program menjadi sejumlah sub-sub program.  Sub-sub program ini ada yang menamakannya subrutin, modul, prosedur, atau fungsi.

Sub program yang paling umum digunakan adalah prosedur dan fungsi, ada perbedaan antara keduanya, namum pada praktiknya yang prosedur dapat dibuat fungsi dan yang fungsi dapat dibuat prosedur, tidak ada ikatan baku, ini lebih kepada ketaatan si programmer itu sendiri terhadap kaidah-kaidah algoritma yang berlaku. Namun di sini akan dibahas sesuai dengan ketentuannya berdasarkan ciri dari masing-masingnya.

Prosedur dan Fungsi

  • Prosedur adalah modul program yang mengerjakan tugas yang spesifik dan menghasilkan suatu efek netto. Efek netto diketahui dengan membandingkan keadaan awal dan keadaan akhir pada pelaksanaan sebuah prosedur. Oleh karena itu pada setiap prosedur kita perlu mendefinisikan keadaan awal sebelum rangkaian instruksi di dalam prosedur dilaksanakan dan keadaan akhir yang diharapkan setelah rangkaian instruksi di dalam prosedur yang dilaksanakan.
  • Fungsi adalah modul program yang juga mengerjakan tugas spesifik namun dia memberikan/mengembalikan nilai balik (return) sebuah nilai dari tipe tertentu

Algoritma Prosedur dan Fungsi

  • notasi algoritma prosedur
    procedure NamaProsedure    -> ini adalah prosedure tanpa parameter
    Deklarasi  -> berisi deklarasi variabel
    Algoritma  -> badan prosedur
  • contoh membuat prosedur menghitung luas segitiga
    procedure HitungLSGT
    alas, tinggi, luas : real

    Algoritma:
    read (alas,tinggi)
    luas <– (alas * tinggi)/2
    write(luas)

 

  • notasi algoritma prosedur
    procedure NamaProsedure (deklarasi parameter)   -> ini adalah prosedure dengan parameter input
    Deklarasi  -> berisi deklarasi variabel
    Algoritma  -> badan prosedur
  • contoh membuat prosedur dengan parameter masukan/input menghitung luas segitiga
    procedure HitungLSGT (input alas, tinggi : real)
    luas : real

    Algoritma:
    luas <– (alas * tinggi)/2
    write(luas)

 

  • notasi algoritma prosedur
    procedure NamaProsedure (deklarasi parameter)   -> ini adalah prosedure dengan parameter input dan parameter output
    Deklarasi  -> berisi deklarasi variabel
    Algoritma  -> badan prosedur
  • contoh membuat prosedur dengan parameter masukan/input dan parameter keluaran/output menghitung luas segitiga
    procedure HitungLSGT (input alas, tinggi : real, output luas : real)

    Algoritma:
    luas <– (alas * tinggi)/2

 

  • notasi algoritma prosedur
    procedure NamaProsedure (deklarasi parameter)   -> ini adalah prosedure dengan parameter input sekaligus output
    Deklarasi  -> berisi deklarasi variabel
    Algoritma  -> badan prosedur
  • contoh membuat prosedur dengan parameter masukan/input sekaligus parameter keluaran/output
    procedure Tukar (input/output A,B : integer)
    Deklarasi
    temp : integer
    Algoritma:
    temp <– A
    A <– B
    B <–temp

 

 

sumber: Buku Alpro Rinaldi Munir Edisi Revisi

Desember 29, 2015 - Posted by | Pemrograman Dengan Bahasa C | , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: